Video Viral Balap Liar Resahkan Pengguna Jalan
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin, jajaran Polda Kalimantan Selatan, bertindak cepat menanggapi video viral yang memperlihatkan aksi balap liar oleh sejumlah remaja atau anak baru gede (ABG) di Kota Banjarmasin. Aksi kebut-kebutan tersebut dinilai sangat membahayakan keselamatan pengguna jalan dan menimbulkan keresahan masyarakat.
Dalam video yang beredar luas di media sosial, tampak sekelompok remaja memacu sepeda motor dengan kecepatan tinggi di jalan umum pada dini hari. Mereka melaju tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai dan melakukan manuver berbahaya, sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan fatal.
Satlantas Lakukan Penelusuran dan Pengamanan
Kasat Lantas Polresta Banjarmasin, AKP Denny Maulana Saputra, mengatakan bahwa pihaknya langsung melakukan penelusuran setelah video tersebut viral. Proses penyelidikan dilakukan dengan mengamati detail video, menelusuri akun media sosial pengunggah, serta mencocokkan ciri kendaraan yang terlihat dalam rekaman.
“Setelah kami tindak lanjuti dan telusuri video viral tersebut, kami mendapatkan titik terang dan berhasil mengamankan 13 remaja yang diduga terlibat dalam aksi balap liar itu,” ujar AKP Denny di Banjarmasin, Selasa.
Selain mengamankan para remaja, Satlantas juga menyita empat unit sepeda motor jenis matik yang digunakan dalam aksi balap liar tersebut sebagai barang bukti.
Kronologi Kejadian Balap Liar
AKP Denny menjelaskan, aksi balap liar tersebut terjadi pada Kamis (11/12) dini hari sekitar pukul 03.00 WITA. Lokasi kebut-kebutan berada di sepanjang Jalan Ahmad Yani hingga masuk ke wilayah pusat Kota Banjarmasin.
Meski dilakukan saat kondisi lalu lintas relatif lengang, aktivitas tersebut tetap sangat berbahaya. Pada jam tersebut masih terdapat pengendara lain, termasuk pengguna jalan yang melintas untuk bekerja atau keperluan mendesak.
“Aksi ini jelas membahayakan. Jalan umum bukan arena balap, dan risiko kecelakaan sangat besar,” tegasnya.
Proses Identifikasi Melalui Media Sosial
Kasubnit 3 Kamsel Satlantas Polresta Banjarmasin, Aiptu Budiono, menjelaskan bahwa pengungkapan kasus ini berawal dari penelusuran jejak digital. Petugas mengidentifikasi akun media sosial yang mengunggah video, lalu melakukan pengecekan nomor polisi kendaraan yang terlihat.
“Dari pengecekan tersebut, kami menemukan salah satu pelaku, kemudian berkembang hingga teridentifikasi total 13 remaja yang terlibat,” jelas Aiptu Budiono.
Setelah identitas diketahui, pihak kepolisian memanggil para remaja tersebut untuk datang ke kantor Satlantas guna memberikan klarifikasi.
Pembinaan dan Penegakan Hukum
Sebanyak 13 remaja itu datang ke kantor Satlantas Polresta Banjarmasin pada Selasa siang sekitar pukul 13.30 WITA. Mereka mengakui perbuatannya dan bersedia membuat pernyataan untuk tidak mengulangi aksi balap liar.
Meski demikian, pihak kepolisian tetap memberikan sanksi sesuai aturan. Penindakan dilakukan berupa penilangan terhadap kendaraan yang digunakan serta pembinaan kepada para pelaku.
“Kami tetap melakukan penegakan hukum. Pembinaan penting, tetapi efek jera juga harus ada agar kejadian serupa tidak terulang,” ujar Aiptu Budiono.
Bahaya Balap Liar bagi Remaja
Satlantas menegaskan bahwa balap liar merupakan salah satu penyebab utama kecelakaan lalu lintas yang melibatkan remaja. Kurangnya pengalaman berkendara, minimnya kesadaran keselamatan, serta dorongan adrenalin membuat aksi ini sangat berisiko.
Selain mengancam keselamatan pelaku, balap liar juga membahayakan pengguna jalan lain yang tidak terlibat sama sekali.
“Banyak kecelakaan fatal berawal dari kebut-kebutan. Ini yang ingin kami cegah,” kata AKP Denny.
Peran Orang Tua dan Masyarakat
Satlantas Polresta Banjarmasin mengimbau orang tua untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari. Kurangnya pengawasan keluarga sering kali menjadi faktor pendorong remaja terlibat balap liar.
Selain itu, masyarakat juga diminta berperan aktif dengan melaporkan aktivitas balap liar atau pelanggaran lalu lintas lainnya yang membahayakan.
Komitmen Satlantas Cegah Balap Liar
Ke depan, Satlantas Polresta Banjarmasin akan meningkatkan patroli di titik-titik rawan balap liar, terutama pada malam dan dini hari. Edukasi keselamatan berlalu lintas juga akan terus digencarkan melalui sekolah, komunitas pemuda, dan media sosial.
“Kami tidak hanya menindak, tetapi juga melakukan pencegahan. Tujuan akhirnya adalah keselamatan bersama,” pungkas AKP Denny.
Dengan langkah tegas ini, Satlantas berharap kejadian balap liar dapat ditekan dan kesadaran berlalu lintas di kalangan generasi muda semakin meningkat. Jika kamu mau, aku juga bisa menyesuaikan gaya artikel ke format Google Discover atau media online nasional.
Baca Juga : Konflik Thailand dan Kamboja Memanas, Ratusan Ribu Warga Mengungsi ke Kamp Perlindungan
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : museros

